Senin, 22 Oktober 2012

DEMOGRAFI


DEMOGRAFI
Berbicara tentang manusia, sudah pasti membahas penduduk dengan aspek-aspeknya. Penduduk adalah orang, baik sebagai perseorangan (individu)  maupun sebagai kelompok yang bertempat tinggal dan menetap di suatu wilayah. Penduduk merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu wilayah atau negara. Syarat suatu negara adalah penduduknya. Penduduk indonesia adalah semua individu yang bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

A. Komposisi Penduduk Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin
Komposisis penduduk adalah struktur penduduk yang berdasarkan atribut tertentu. Atribut dalam komposisi penduduk meliputi aspek geografis, biologis, dan sosial. Atribut tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. komposisi penduduk geografis, berdasarkan pemilahan karakteristik lokasi, seperti penduduk perdesaan dan perkotaan.
2. Komposisi penduduk biologis, berdasarkan jenis kelamin dan usia.
3. Komposisi penduduk sosial, biasanya berdasarkan identitas sosial, seperti status kawin (matrial), tingkat pendidikan, dan mata pencaharian.
            Adapun contoh yang paling sering  ditemukan adalah komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin. Komposisi penduduk menurut sia dan jenis kelamin merupakan faktor penting dalam demografi (kajian mengenai aspek kependudukan dalam suatu wilayah).
            Struktur penduduk menurut usia dan jenis kelamin, dapat digambarkan pula dalam suatu grafik yang dinamakan piramida penduduk. Penggambaranpiramida penduduk dimulai dengan menggambarkan  dua garis yang saling tegak lurus. Garis vertikal menunjukan usia penduduk ( 0-4, 5-9, dan seterusnya), sedangkan garis horizontal menunjukan jumlah penduduk.
1. Ekspansif, terjadi jika sebagian besar penduduk berada pada usia muda.
2. Konstruktif, terjadi jika kelompok usia muda relatif sedikit.
3. Stasioner, terjadi jika jumlah penduduk dalam setiap kelompok usia relatif sama.

 B. Menghitung Pertumbuhan Penduduk
1. Fertilitas adalah tingkat kelahiran riil dari seorang wanita selama masa reproduksinya
2. Mortalitas adalah peristiwa menghilangnya tanda-tanda kehidupan dari manusia secara permanen
3. Migrasi adalah bagian mobilitas penduduk secara geografis yang berarti perpindahan status tempat tinggal penduduk, baik yang bersifat menetap ataupun tidak menetap.
           

Formula sederhana untuk menghitung penduduk alami adalah sebagai berikut.
                                                            Pt = Po + (B-D)

Bagaimana Mengukur Kualitas Penduduk
            Mengukur kualitas penduduk relatif sulit karena manusia memiliki karakteristik dan latar belakang yang sangat beragam.
1. Pendidikan
            Kualitas penduduk dalam bidang pendidikan, sangat penting untuk diketahui sebab dapat menggambarkan kemampuan penduduk dalam mengusai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
2. Kesehatan
            Selain pendidikan, kesehatan penduduk merupakan faktor penting yang harus ditingkatkan. Jika penduduk terus-menerus sakit, akan berpengaruh terhadap tingkat produktifitas.

C. Menyajikan Informasi Kependudukan
            Data atau informasi kependudukan merupakan aspek yang sangatpenting dalam sistem pembangunan nasional. Penduduk merupakan subjek ekaligus objek pembangunan. Data kependudukan harus dikemas menjadi suatu keterangan yang bersifat informatif.

Senin, 08 Oktober 2012

Aspek-aspek Dalam Ilmu Perilaku Konsumen


Perilaku konsumen
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

Ruang Lingkup Perilaku Konsumen
Studi perilaku konsumen terpusat pada cara individu mengambil keputusan untuk memanfaatkan sumber daya mereka yang tersedia (waktu, uang, usaha) guna membeli barang-barang yang berhubungan dengan konsumsi. Hal ini mencakup apa yang mereka beli, mengapa mereka membeli, kapan mereka membeli, di mana mereka membeli, seberapa sering mereka membeli, dan seberapa sering mereka menggunakannya. Ambillah contoh produk yang sederhana seperti mesin fax pribadi. Para peneliti konsumen ingin mengetahui konsumen mana yang membeli mesin fax untuk digunakan di rumah.

Teori Perilaku Konsumen
Teori perilaku konsumen dapat dibedakan dalam dua macam pendekatan: pendekatan nilai guna (utiliti) dan pendekatan nilai guna ordinal.
“Dalam pendekatan nilai guna cardinal dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantintatif”. Berdasarkan kepada pemisalan ini, dan dengan anggapan bahwa konsumen akan memaksimalkan kepuasan yang dapat dicapainya, diterangkan bagaimana seseorang akan menentukan kosumennya keatas berbagai jenis barang yang terdapat dipasar. “Dalam pendekatan nilai guna ordinal,manfaat atau kenikmatan yang diperoleh dari masyarakat yang dikonsumsi barang-barang tidak dikuantifikasi”.
Tingkah laku seorang konsumen untuk memiliki barang-barang yang akan memaksimalkan kepuasan ditunjukan dengan bantuan kurva kepuasan sama, yaitu “kurva yang menggambarkan gabungan barang yang akan memberikan nilai guna (kepuasan yang sama)”

Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1.      Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2.      Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
3.      Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4.      Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

 Kesimpulan
Perilaku konsumen adalah sebuah proses dan aktivitas ketikaseseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian,penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhikebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-halyang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.Peran persepsi konsumen akan mempengaruhi pula terhadapkeputusan pembelian, hal ini wajar karena setiap orang

Selasa, 03 April 2012

pendidikan kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan

1. a. Rasa hormat dan tanggung  jawab ialah dimana seseorang bisa menghargai sebuah cipataan       manusia atau allah SWT. Contohnya adalah upacara bendera sebagai bentuk rasa hormat dan tanggung  jawab kepada negara begitu juga dengan sholat yang memperlihatkan rasa hormat dan sikap tanggung jawab kita pada allah SWT.
1. b. Bersikap kritis adalah sikap yang terjadi secara tidak sengaja atau spontan contohnya bersikap empati  terhadap musibah yang selalu datang tiba-tiba.
1. c. Membuka diskusi dan dialog adalah dimana seorang manusia melakukan interaksi kepada manusia lain contonya rapat dan bercengkrama dengan anggota keluarga.
1. d. Bersikap terbuka adalah sikap seseorang  mudah membaur pada masyarakat lainnya atau bersifat welcome contonya menerima kedaan seseorang tidak memandang keadaannya.
1. e. Rasional adalah sesuatu yang bisa diterima oleh akal sehat atau bersifat normal contohnya seperti air yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah dan tidak akan mengalir ke tempat yang lebih tinggi.
1. f. Jujur adalah suatu kebenaran yang terucap atau dilakukan dengan perbuatan contohnya mengatakan hal yang sebenarnya pada orang tua.

2. a. Visi dan Misi adalah Visi itu seperti angan-angan atau mimpi yang belum terwujud dan Misi adalah hal yang harus diselesaikan dan terselasaikan oleh seseorang contohnya seperti calon gubernur dan wakil gubernur yang harus menyelesaikan Visi dan Misi mereka.
2. b. Visinya adalah menyampaikan sikap berkewarganegaraan kepada seluruh masyarakat indonesia agar lebih mencintai negaranya dan pendidikan kewarganegaraan harus didapatkan oleh seluruh kalangan maupun kaum terbatas dan tidak memandang siapa pun termasuk warga negara asing agar negara ini lebih dikenal dengan masyarakat yang beradat serta lebih dicintai oleh warga negaranya sendiri.